MBI Belanda

Orang Indonesia yang tinggal di Belanda jumlahnya cukup besar. Tujuan dan latar belakang warga Indonesia yang tinggal di Belanda sangat beragam, mulai dari studi, sebagai tenaga ekspat, mempunyai keluarga dengan warga Belanda, mendapatkan suaka politik sampai dengan alasan bekerja.
Sudah menjadi kodrat manusia sebagai makhluk sosial untuk berkumpul dan bersosial sesama warga Indonesia yang punya interest yang sama. Sebagai contoh para pelajar Indonesia mempunyai wadah atau organisasi yang bernama PPI (Persatuan Pelajar Indonesia). Komunitas-komunitas juga terbentuk secara alamiah di antaranya adalah komunitas keagamaan, kesenian, profesi dan lain-lain.

Sejarah terbentuknya Masyarakat Bulutangkis Indonesia di Belanda tidak terlepas dari sejarah olahraga bulutangkis yang terbawa  dari Indonesia ke Belanda. Bulutangkis seolah-olah sudah menjadi “trade-mark” bangsa Indonesia, hal ini karena bulutangkis adalah merupakan olahraga hobi dari kebanyakan masyarakat Indonesia. Ditambah lagi rasa kebanggaan atas kejayaan bulutangkis Indonesia di masa lalu tidak bisa hilang dari hati orang Indonesia. Tanpa disadari turnamen-turnamen bulutangkis telah membentuk sebuah jaringan masyarakat Indonesia di Belanda. Bulutangkis telah menjadi alat perekat dan pemersatu yang kuat bagi masyarakat Indonesia di Belanda. Kebutuhan akan sebuah wadah tempat berkumpulnya pecinta bulutangkis Indonesia di Belanda sudah dianggap penting. MBI kini telah menjadi wadah para pecinta bulutangkis untuk menyalurkan hobi, bersosialisasi dan membangun jaringan.

Cukup banyak event-event yang diselenggarakan oleh KBRI dan Persatuan Pelajar Indonesia yang berupa pertandingan bulutangkis. Masyarakat Indonesia ini saling bertemu hanya pada saat ada event bulutangkis . Event-event ini banyak dinanti-nantikan oleh masyarakat pecinta bulutangkis karena sangat menyenangkan bisa menyalurkan hobi dan bersosial dengan sesama orang Indonesia.
Dengan makin saling mengenalnya  pecinta bulutangkis akhirnya ada inisiatif untuk main bersama (MaBar). Event MaBar ini diselenggarakan tidak secara regular tetapi berdasarkan inisiatif dari beberapa orang dilanjutkan dengan pengorganisasian akomodasi, jadual dan variasi permainan. Para peserta MaBar ternyata memiliki latar belakang yang berbeda-beda dan mereka merasa nyaman di dalam komunitas bulutangkis.
Obrolan-obrolan setelah MaBar telah menghasilkan kesepakatan untuk membentuk sebuah organisasi sebagai wadah masyarakat Indonesia di Belanda untuk menyalurkan hobi bulutangkis.  MaBar yang sifatnya insidentil telah berubah menjadi MaBar regular tiap minggu bertempat di Sporthal Mariahoeve, Den Haag.

Komunitas yang berdasarkan ke-olahraga-an belum banyak jumlahnya dan biasanya hanya insidentil dan tidak bertahan lama. MBI Belanda adalah salah satu organisasi kemasyarakatan yang cukup konsisten sejak pertama didirikan.

1 comment:

  1. Salam kenal MBI Belanda, saya ingin menanyakan mengenai komunitas WNI yang ada di Belanda. saat ini komunitas apa WNI apa saja yang masih aktif di Belanda. MBI ini sebuah wadah perkumpulan masyarakat Indonesia yang ada di Belanda apakah khusus dibidang olahraga atau bersifat umum? jika ada informasi mengenai komunitas WNI di Belanda boleh diinformasikan ke email saya atau membalas comment ini. Terima Kasih

    ReplyDelete